PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KlinisGangguan Memori

amnesia selektif

selective amnesia

Ringkasan Singkat

Ketidakmampuan untuk mengingat isu, orang, atau peristiwa tertentu secara spesifik yang biasanya diatur berdasarkan parameter emosional daripada urutan waktu.

Amnesia selektif adalah bentuk gangguan ingatan di mana individu kehilangan memori tentang bagian-bagian tertentu dari suatu kejadian atau periode waktu, sementara memori lainnya tetap utuh. Kondisi ini berbeda dari lupa biasa karena cakupannya yang luas dan seringkali berkaitan dengan peristiwa yang traumatis atau bermuatan emosi tinggi. Selektivitas dalam melupakan ini sering kali dianggap memiliki fungsi defensif, di mana pikiran mencoba melindungi individu dari rasa sakit atau kecemasan yang luar biasa.

Berbeda dengan amnesia total, penderita amnesia selektif mungkin mengingat bahwa mereka berada di suatu lokasi tetapi tidak ingat apa yang terjadi atau siapa yang mereka temui di sana. Hal ini sering ditemui dalam kasus gangguan disosiatif atau setelah mengalami kejadian traumatis yang spesifik. Terapi biasanya berfokus pada pemrosesan emosi yang mendasari memori yang hilang tersebut untuk membantu integrasi psikologis yang lebih sehat.

Ilustrasi Pikiran yang Terfragmentasi

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychiatric Association. (2013). DSM-5.
  • Kihlstrom, J. F. (2005). Dissociative disorders.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback